Rangkuman Sosiologi Kelas X Bab 1 : Sosiologi Sebagai Ilmu

Bookmark and Share
 
  • Hakikat Sosiologi :
    1. Charles Ellwood : Pengetahuan yang menguraikan hubungan manusia dan golongannya, asal dan kemajuannya, bentuk dan kewajibannya
    2. Herbert Spencer : Sosiologi mempelajari tumbuh, bangun, dan kewajiban masyarakat
    3. Emile Durkheim : Ilmu yang mempelajari fakta sosial : cara bertindak, berpikir dan berperasaan yang ada diluar individu
    4. Max Weber : Sosiologi mempelajari tindakan sosial
    5. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi : Ilmu yang mempelajari hubungan antarmanusia di dalam kelompok
    6. Soerjono Soekanto : Ilmu yang mempelajari masyarakat dalam keseluruhannya dan hubungan antar orang dalam kelompok 

  • Sosiologi berasal dari kata socius (latin) : kawan, dan logos (yunani) : kata/berbicara

  • Ilmu sosiologi berarti ilmu yang berbicara tentang masyarakat

  • Objek sosiologi adalah masyarakat

  • Pokok bahasan sosiologi :
    1. Emile Durkheim : Fakta sosial, pola/sistem yang mempengaruhi cara manusia bertindak, berpikir dan merasa yang berada dil luar individu
    2. Max Weber : Tindakan sosial, jika tindakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain
    3. Wringt Mills : Khayalan sosial, memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri sendiri. Alat untuk melakukan khayalan sosial :
      • Personal Trouble of Milieu : masalah pribadi
      • Public Issues of social structure : masalah public
    4. Peter L. Berger : Realitas sosial, sosiolog harus bisa menyingkap berbagai tabir dan mengungkapkan tiap helai tabir menjadi suatu realitas yang tak terduga

  • Ilmu pengetahuan memiliki beberapa unsur :
    1. Pengerahuan
    2. Sistematis
    3. Menggunakan pemikiran
    4. Dapat diselidiki secara kritis oleh umum
 
  • Ciri sosiologi sebagai ilmu :
    1. Empiris : Didasarkan pada hasil observasi, tidak spekulatif, menggunakan akal sehat
    2. Teoritis : Menyusun abstraksi dari hasil observasi
    3. Kumulatif : Didasarkan pada teori sebelumnya dalam arti memperbaiki, memperluas dan memperhalus teori lama
    4. Non etis : Menjelaskan fakta-fakta secara analitis

  • Metode sosiologi : Kualitatif dan Kuantitatif

  •  Sejarah perkembangan sosiologi di Eropa :
    • Berger dan Berger : Sosio menjadi ilmu karena adanya ancaman terhadap tatanan sosial
    • L. Laeyendecker : Ancaman tersebut adalah :
      1. 2 revolusi, revolusi industri dan Perancis
      2. Timbulnya kapitalisme
      3. Perubahan di bidang sosial dan politik
      4. Reformasi oleh Martin Luther
      5. Meningkatnya individualisme
    • August Comte : Bapak sosiologi, ada 2 perubahan :
      1. Perubahan positif : demokrasi
      2. Perubahan negatif : konflik antarkelas
    • Herbert Spencer : Mempopulerkan sosiologi, bukunya : Principles of Sociology

  • Sejarah perkembangan sosiologi di Indonesia :
    • Sri Paduka Mangkunegoro IV : Memasukkan unsur tata hubungan manusia pada berbagai golongan yang berbeda, ajaran Wulang Reh
    • Ki Hajar Dewantara : Peletak dasar pendidikan nasional, konsep : kepemimpinan dan kebangsaan
    • Snouck Hugronje : Menggunakan pendekatan sosiologi untuk memahami masyarakat Aceh
    • Soenario Kolopaking : Pertama kali memberikan kuliah sosiologi dalam bahasa Indonesia tahun 1948 di Akademi Ilmu Politik Yogya
    • Djody Gondokusumo : Buku sosiologi bahasa Indonesia pertama, Sosiologi Indonesia
    • Bardosono : Menerbitkan sebuah diktat
    • Selo Soemardjan : Buku Social Changes in Yogyakarta

  • Kedudukan sosiologi di antara ilm lain :
    • Politik : Upaya untuk memperoleh, mempertahankan kekuasaan. Sosiologi : Memusatkan perhatiannya pada segi kehidupan yang bersifat umum
    • Ekonomi : Usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan. Sosiologi : Mempelajari unsur dalam masyarakat secara keseluruhan 
    • Sejarah : Mempelajari kejadian yang dialami manusia pada masa lampau. Sosiologi : Proses kemasyarakatan yang timbul dari hubungan antarmanusia dalam situasi berbeda
    • Antropologi : Mempelajari masyarakat primitif. Sosiologi : Mempelajari masyarakat modern
    • Ilmu pasti : Matematika. Sosiologi : Menggunakan angka-angka matematis

  • Kegunaan sosiologi :
    • Untuk pembangunan : Perencanaan : Kebutuhan sosial, Pelaksanaan : Kekuatan sosial, Penelitian : Analisi terhadap dampak sosial pembangunan
    • Untuk penelitian : Perencanaan/pemecahan masalah sosial

  • Peran sosiolog :
    • Sosiolog sebaga ahli riset : Mencari data tentang kehidupan sosial
    • Sosiolog sebagai konsultan kebijakan : Ramalan sosiologi dapat membantu memperkirakan pengaruh kebijakan sosial
    • Sosiolog sebagai teknisi : Memberi saran-saran
    • Sosiolog sebagai guru/pendidik : Dalam menyingkapn suatu fakta, seorang sosiolog harus bersikap netral dan objektif

  • Internalisasi : Keteraturan yang diwariskan ke generasi berikutnya. Eksternalisasi : Perubahan dari luar

  • Masalah sosial menurut Soerjono Soekanto : Ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan/masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial

  • Soerjono Soekanto membedakan masalah menjadi 4 :
    1. Masalah sosial dari faktor ekonomis : Kemiskinan
    2. Masalah sosial dari faktor biologis : Penyakit menular
    3. Masalah sosial dari faktor psikologis : Bunuh diri
    4. Masalah sosial dari faktor kebudayaan : Kenakalan remaja

  • Masalah sosial terjadi karena : Perbedaan yang mencolok antara nilai-nilai dalam suatu masyarakat dengan kondisi-kondisi nyata kehidupan

  • Sumber masalah sosial : Proses-proses sosial dan bencana alam

  • Pihak yang menetapkan masalah sosial : Sekelompok kecil individu yang mempunyai kekuasaan lebih besar dari yang lain. Co : Pemerintah, tokoh masyarakat dewan

  • Masalah sosial nyata : Masalah sosial timbul akbiat terjadinya kepincangan-kepincangan yang disebabkan tidak sesuainya tindakan dengan norma dan nilai yang berlaku di masyarakat. Umumnya berusaha dihilangkan

  • Masalah sosial laten : Masalah sosial yang ada dalam masyarakat tapi tidak diakui sebagai masalah, disebabkan tidakberdayaan masyarakat untuk mengatasinya. Co : Korupsi

  • Contoh masalah sosial :
    1. Kemiskinan
    2. Kejahatan
    3. Disorganisasi keluarga
    4. Masalah generasi muda dalam masyarakat modern
    5. Peperangan
    6. Pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat
     
  • Tindakan adalah perilaku manusia yang mempunyai maksud subyektif bagi dirinya sendiri.
  • Tindakan Sosial adalah Tindakan yang sudah di hubungkan dengan orang lain.
  • Tindakan Sosial Rasional adalah Tindakan yang dilakukan dengan pertimbangan dan pilihan yang sadar. Contoh: Menentukan program studi.
  • Tindakan Sosial Irasional adalah Tindakan yang berorientasi pada sistem nilai tertentu, tanpa memperhatikan asas manfaat dan tujuan. Yang diperhitungkan adalah prosesnya untuk mencapai tujuan. Contoh: Upacara yang bersifat religio magis
  • Tindakan Tradisional adalah Tindakan yang bersifat rasional tapi si pelaku tidak lagi memperhitungkan proses sosial dan tujuannya terlebih dahulu, yang dijadikan dasar perimbangan adalah kondisi/tradisi sosial yang sah baku. Contoh: Sopan santun, Hormat pada orang yang lebih tua.
  • Proses adalah Runtutan peristiwa.
Sumber

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar